Sejumlah ilmuwan menilai Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono (SBY) 'tertipu' dalam kasus blue energy (energi biru). Seorang pria asal Nganjuk, Joko Suprapto, mengaku bisa memproduksi minyak mentah dari air. Dari biang minyak itu bisa dihasilkan bahan bakar sekelas minyak tanah hingga avtur.
Presiden SBY yakin itu merupakan sumbangan Indonesia bagi dunia, di tengah makin meroketnya harga minyak. Sementara, negara dibikin pusing tujuh keliling oleh dampak dari kenaikan itu. Karuan saja, sejumlah pihak, termasuk para ilmuwan, menyesalkan informasi yang belum valid bisa diterima oleh SBY. Kabarnya Joko kini dilaporkan ke polisi.
Penipu 'masuk Istana' ternyata punya sejarah yang cukup panjang. Baiklah kita mulai pada tahun 1950-an, pada masa pemerintah Presiden Soekarno. Ada seseorang yang mengaku Raja Kubu -- suku anak dalam di Jambi. Tidak tanggung-tanggung, dia memberi gelar dirinya Raja Idrus dan istrinya Ratu Markonah.
Pasangan 'suami istri' itu, entah bagaimana prosesnya, mendapat pemberitaan pers, termasuk foto-foto keduanya. Maka, sejumlah pejabat negara memberikan penghormatan luar biasa pada 'raja' dan 'ratu' tersebut.
Rupanya ada seorang pejabat yang menghubungi Presiden Soekarno dan kemudian memperkenalkannya. Di Istana, 'suami-istri' yang sebenarnya adalah penarik becak dan pelacur itu sempat diterima sebagai tamu kehormatan di Istana Merdeka. Mereka juga diberi uang, menginap dan makan gratis di hotel-hotel mewah. Termasuk mengunjungi Kraton Yogyakarta dan Surakarta.
Kedok penipuan mereka terbongkar saat berjalan-jalan di Jakarta. Ada seorang tukang becak yang mengenali 'Raja' Idrus, teman seprofesinya di Tegal. Sedang sang 'maharani' juga terbongkar berprofesi sebagai pelacur kelas bawah di kota yang sama. Konon, keduanya bertemu di sebuah warung kopi di Tegal. Kemudian sepakat untuk menjalankan aksi penipuan itu. Keistimewaan Markomah selalu memakai kaca mata hitam baik siang maupun malam. Rupanya sebelah matanya picek.
Pada masa Soeharto, di era 1970-an, juga terjadi penipu kelas kakap. Penipunya bernama Cut Zahara Fona, asal Aceh. Meski tidak tamat SD, dia memiliki ide jenius. Dia, yang selalu mengenakan kain batik, mengklaim bahwa janin yang ada diperutnya bisa berbicara dan mengaji.
Karuan saja, kabar itu menggegerkan masyarakat, apalagi diberitakan secara luas di surat kabar dan majalah. Konon, tiras sebuah harian ibukota terdongkrat naik, karena tiap hari membuat berita tentang 'bayi ajaib' di perut Cut Zahara.
Masyarakat yang banyak berdatangan pun rela untuk nguping di perutnya yang dilapisi kain untuk mendengar 'bayi ajaib' itu berbicara atau mengaji. Bukan hanya rakayat biasa, ada juga pejabat yang meyakininya. Termasuk Wakil Presiden Adam Malik yang mengundang Cut Zahara ke Istana Wapres. Bahkan, Menteri Agama KH Mohamad Dachlan termasuk orang yang meyakininya. Untuk meyakininya, ia menyatakan bahwa Imam Syafi'ie selama tiga tahun berada di kandungan ibunya.
Cut Zahara Fona dan suaminya pernah diperkenalkan oleh Sekdalopbang (Sekretaris Pengendalian Pembangunan) Bardosono kepada Presiden Soeharto dan Ibu Tien Soeharto. Perkenalan ini dilakukan di Bandara Kemayoran setelah keduanya tiba dari lawatan luar negeri. Tapi, rupanya Ibu Tien termasuk orang yang kurang yakin terhadap 'bayi ajaib'-nya Cut Zahara Fona. Apalagi wanita Aceh itu menolak ketika hendak diperiksa di RSCM.
Konon, Ibu Tienlah yang menggeledah dan mendapatkan bahwa bicara dan mengaji itu hanya berasal dari tape recorder kecil yang disisipkan di perut Cut Zahara. Kala itu memang belum banyak perekam suara sekecil milik Cut.
Meskipun kedoknya terbongkar, 'bayi ajaib' tersebut bukan hanya mendapat perhatian masyarakat Indonesia, tapi juga dunia internasional. Hingga ada permintaan dari Pakistan agar Cut dan suaminya berkunjung ke sana. Bahkan, ada yang meramal 'bayi ajaib' itu, bila lahir akan menjadi Imam Mahdi.
Setelah tidak terdengar kasus Istana pada masa Presiden BJ Habibie, yang memang pendek masa jabatannya, pada masa Presiden Abdurahman Wahid (Gus Dur) kembali terjadi penipuan yang mengaitkan Istana Negara. Pelakunya adalah Soewondo, yang biasa keluar masuk Istana karena jadi tukang pijat Gus Dur.
Orang yang dianggap 'dekat' dengan orang nomor satu di Indonesia itu berhasil menipu Yayasan Dana Kesejateraan Karyawan (Yanatera) Badan Urusan Logistik (BULOG) dan dituduh membobol uang yayasan hingga Rp 35 miliar. Soewondo sempat kabur, namun kemudian ditangkap polisi di kawasan Puncak, Jawa Barat. Pengadilan memvonisnya 3,5 tahun penjara.
Kasus tersebut sempat menyita perhatian khalayak dan menjadi senjata pamungkas bagi lawan-lawan politik Gus Dur, yang membantah telah memerintahkan pencarian dana itu. Namun, akhirnya Gus Dur lengser juga dari jabatannya gara-gara kasus yang dikenal dengan istilah Buloggate tersebut.
Pada masa Presiden Megawati, skandal 'penipuan' kembali terjadi. Kali ini yang diperdaya adalah Menteri Agama Kiai Said Agil Almunawar. Menteri yang bergelar profesor dan hafidz Alquran ini memimpin penggalian situs di Batutulis Bogor yang diyakini memendam harta karun yang nilainya dapat untuk membayar seluruh utang negara.
Menurut Said Agil, Presiden Megawati mengetahui rencana penggalian situs bersejarah yang konon peninggalan Kerajaan Pajajaran itu. Sayangnya, harta karun yang dicari hanya pepesan kosong. Said Agil sendiri kini masih ditahan dalam kasus tuduhan korupsi uang haji.
Moga-moga penghuni Istana yang menjadi lambang kebanggaan bangsa, negara dan rakyat Indonesia, itu tidak lagi menjadi korban penipuan
(dari beberapa sumber)
Tampilkan postingan dengan label Sekitar kita. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sekitar kita. Tampilkan semua postingan
Lagu-lagu yang Membuat Indonesia tidak Maju
Karena rakyat Indonesia sejak dini sudah didoktrin dengan lagu2 yang
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, Dan
menurunkan motivasi.
Mari Kita buktikan :
Lagu pertama:
"Balonku Ada 5… Rupa-rupa warnanya… Merah, kuning, kelabu…..
Merah muda Dan biru …
Meletus balon hijau , dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna
hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya Ada 6, bukan 5 !
Lagu kedua:
"Aku seorang kapiten… Mempunyai pedang panjang…
Kalo berjalan prok..prok.. Prok… Aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
Kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap
konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia
bernyanyi : "mempunyai sepatu Baja (bukan pedang panjang).. Kalo berjalan
prok..prok. . Prok.." nah, itu baru klop!
Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang… Kalo berjalan ndul…gondal. .gandul.. Atau
srek.. Srek.. Srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
Lagu ketiga:
"Bangun tidur Ku terus mandi.. Tidak lupa menggosok gigi.. Habis mandi
Ku tolong ibu.. Membersihkan tempat tidurku.." Perhatikan setelah habis
mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya Dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si
anak pakai baju dulu Dan tidak langsung membersihkan tempat tidur
dalam kondisi basah Dan telanjang!
Lagu keempat:
"Naik-naik ke puncak gunung.. Tinggi.. Tinggi sekali..kiri kanan
kulihat saja.. Banyak pohon
Cemara..2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat Dan
motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang
tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
lalu jadi bingung Dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke
kiri ke kanan aja, gak maju2!
Lagu kelima:
"Naik kereta api tut..tut..tut. . . Siapa hendak turut ke Bandung ..
Sby.. Bolehlah naik dengan percuma..ayo kawanku lekas naik.. Keretaku tak
berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! Mengajarkan anak-anak kalo sudah
Dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! Terutama jalur Jakarta-Malang Dan
Jakarta-Surabaya!
Lagu keenam:
"Di pucuk pohon cempaka.. Burung kutilang berbunyi.. Bersiul2 sepanjang
Hari dg tak
Jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. Li..li.."
Ini juga menyesatkan Dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
Sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. Cuit!
Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara
lagu anak2 dgn presenter Agnes Monica waktu dia masih kecil adalah tra
la la tri li li!), bukan burung!
Lagu ketujuh
"Pok am¨¦ am¨¦.. Belalang kupu2.. Siang makan nasi, kalo malam
minum Susu.."
Ini jelas lagu dewasa Dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan
anak Kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem
ya Minum susu!
Lagu kedelapan
"Nina bobo Nina bobo oh Nina bobo… Kalau tidak bobo digigit nyamuk"
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 Indonesia diajak tidur dgn
lagu yg penuh nada mengancam. Dan justru waktu tidur Kita sering digigit
nyamuk
Lagu kesembilan:
"Bintang kecil dilangit yg biru…"
Ini menunjuk pada sesuatu yang tidak pada kenyataan Dan membingungkan
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem kok warna langitnya biru?
Lagu Kesepuluh:
"Ibu Kita Kartini…harum namanya"
Mana yang benar… Tidak pernah memperoleh penjelasan Ibu Kita itu
namanya Kartini atau Harum?
Lagu kesebelas:
"Pada Hari minggu kuturut ayah ke kota …naik delman istimewa kududuk
di muka"
Apakah memang anak harus duduk di depan? Seperti Kita lihat mereka yang
menggunakan sepeda motor sekarang ini…. Anak selalu di depan
Lagu keduabelas
"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun Kita…"
Kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang MO bikin sumur?
Mungkin yang inilah yang membuat Kita-Kita ini semua sekarang menjadi orang
yang tidak bisa berpikir jernih,,
tidak bermutu & mengandung banyak kesalahan, mengajarkan kerancuan, Dan
menurunkan motivasi.
Mari Kita buktikan :
Lagu pertama:
"Balonku Ada 5… Rupa-rupa warnanya… Merah, kuning, kelabu…..
Merah muda Dan biru …
Meletus balon hijau , dorrrr!!!"
Perhatikan warna-warna kelima balon tsb, kenapa tiba2 muncul warna
hijau?
Jadi jumlah balon sebenarnya Ada 6, bukan 5 !
Lagu kedua:
"Aku seorang kapiten… Mempunyai pedang panjang…
Kalo berjalan prok..prok.. Prok… Aku seorang kapiten!"
Perhatikan di bait pertama dia cerita tentang pedangnya, tapi di bait
Kedua dia cerita tentang sepatunya (inkonsistensi) Harusnya dia tetap
konsisten, misal jika ingin cerita tentang sepatunya seharusnya dia
bernyanyi : "mempunyai sepatu Baja (bukan pedang panjang).. Kalo berjalan
prok..prok. . Prok.." nah, itu baru klop!
Jika ingin cerita tentang pedangnya, harusnya dia bernyanyi :
"mempunyai pedang panjang… Kalo berjalan ndul…gondal. .gandul.. Atau
srek.. Srek.. Srek.." itu baru sesuai dgn kondisi pedang panjangnya!
Lagu ketiga:
"Bangun tidur Ku terus mandi.. Tidak lupa menggosok gigi.. Habis mandi
Ku tolong ibu.. Membersihkan tempat tidurku.." Perhatikan setelah habis
mandi langsung membersihkan tempat tidur.
Lagu ini membuat anak-anak tidak bisa terprogram secara baik dalam
menyelesaikan tugasnya Dan selalu terburu-buru. Sehabis mandi seharusnya si
anak pakai baju dulu Dan tidak langsung membersihkan tempat tidur
dalam kondisi basah Dan telanjang!
Lagu keempat:
"Naik-naik ke puncak gunung.. Tinggi.. Tinggi sekali..kiri kanan
kulihat saja.. Banyak pohon
Cemara..2X"
Lagu ini dapat membuat anak kecil kehilangan konsentrasi, semangat Dan
motivasi! Pada awal lagu terkesan semangat akan mendaki gunung yang
tinggi tetapi kemudian ternyata setelah melihat jalanan yg tajam mendaki
lalu jadi bingung Dan gak tau mau berbuat apa, bisanya cuma noleh ke
kiri ke kanan aja, gak maju2!
Lagu kelima:
"Naik kereta api tut..tut..tut. . . Siapa hendak turut ke Bandung ..
Sby.. Bolehlah naik dengan percuma..ayo kawanku lekas naik.. Keretaku tak
berhenti lama"
Nah, yg begini ini yg parah! Mengajarkan anak-anak kalo sudah
Dewasa maunya gratis melulu.
Pantesan PJKA rugi terus! Terutama jalur Jakarta-Malang Dan
Jakarta-Surabaya!
Lagu keenam:
"Di pucuk pohon cempaka.. Burung kutilang berbunyi.. Bersiul2 sepanjang
Hari dg tak
Jemu2..mengangguk2 sambil bernyanyi tri li li..li..li.. Li..li.."
Ini juga menyesatkan Dan tidak mengajarkan kepada anak2 akan realita yg
Sebenarnya. Burung kutilang itu kalo nyanyi bunyinya cuit..cuit.. Cuit!
Kalo tri li li li li itu bunyi kalo yang nyanyi orang (catatan: acara
lagu anak2 dgn presenter Agnes Monica waktu dia masih kecil adalah tra
la la tri li li!), bukan burung!
Lagu ketujuh
"Pok am¨¦ am¨¦.. Belalang kupu2.. Siang makan nasi, kalo malam
minum Susu.."
Ini jelas lagu dewasa Dan tidak konsumsi anak2!
Karena yg disebutkan di atas itu adalah kegiatan orang dewasa, bukan
anak Kecil.
Kalo anak kecil, karena belom boleh maem nasi, jadi gak pagi gak malem
ya Minum susu!
Lagu kedelapan
"Nina bobo Nina bobo oh Nina bobo… Kalau tidak bobo digigit nyamuk"
Menurut psikolog: jadi sekian tahun anak2 Indonesia diajak tidur dgn
lagu yg penuh nada mengancam. Dan justru waktu tidur Kita sering digigit
nyamuk
Lagu kesembilan:
"Bintang kecil dilangit yg biru…"
Ini menunjuk pada sesuatu yang tidak pada kenyataan Dan membingungkan
Bintang khan adanya malem, lah kalo malem kok warna langitnya biru?
Lagu Kesepuluh:
"Ibu Kita Kartini…harum namanya"
Mana yang benar… Tidak pernah memperoleh penjelasan Ibu Kita itu
namanya Kartini atau Harum?
Lagu kesebelas:
"Pada Hari minggu kuturut ayah ke kota …naik delman istimewa kududuk
di muka"
Apakah memang anak harus duduk di depan? Seperti Kita lihat mereka yang
menggunakan sepeda motor sekarang ini…. Anak selalu di depan
Lagu keduabelas
"Cangkul-cangkul, cangkul yang dalam, menanam jagung dikebun Kita…"
Kalo mau nanam jagung, ngapain dalam-dalam emang MO bikin sumur?
Mungkin yang inilah yang membuat Kita-Kita ini semua sekarang menjadi orang
yang tidak bisa berpikir jernih,,
Film Anak : Yu-Gi-Oh! dan Ritual Dajjal

Apakah Anda memiliki anak yang masih duduk di bangku sekolah, apakah itu Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP), atau bahkan hingga di Sekolah Menengah Atas (SMA)? Jika iya, maka jika Anda perhatikan sejak beberapa bulan lalu hingga kini, ada satu permainan kartu bergambar asal Jepang yang sangat digemari anak-anak Indonesia, dan juga mungkin belahan negara lain. Permainan kartu itu disebut Yu-Gi-Oh!, yang mengklaim diri sebagai Trading Card Game. Di Indonesia, tren permainan ini juga disemarakkan dengan pemutaran film kartunnya yang disiarkan stasiun teve swasta, awalnya RCTI, lalu SCTV, dan sekarang Indosiar setiap hari Ahad pukul 11.30 wib.
Yu-Gi-Oh! adalah sebuah manga karya Kazuki Takahashi yang muncul sejak tahun 1996, yang menceritakan sebuah petualangan seorang anak lelaki penyendiri yang jago dalam sebuah game bernama Yugi Mutou. Suatu hari ia diberi hadiah oleh kakeknya sebuah kotak yang berisi kepingan-kepingan Puzzle kuno, yang disebut Millenium Puzzle. Setelah bertahun tahun kemudian Yugi berhasil menyusunnya dan roh yang berada di dalam permainan itu berhasil keluar dari kartu dan merasuki tubuh Yugi. Ini menyebabkan Yugi punya “pendamping” dan mengubah anak tersebut menjadi pribadi yang baru yang disebut Yami Yugi, atau The Dark Yugi.
Di Jepang, permainan ini sukses besar, hingga merambah sukses juga di Amerika dan Kanada. Lalu seperti yang sudah-sudah, jika sukses di Amerika, maka juga dipastikan akan “menjajah” dunia, termasuk Indonesia yang masuk di tahun 2002. Yu-Gi-Oh! Sekarang kita kenal dalam berbagai versi di bawah bendera Konami, seperti game PC, komik manga, Playstation dan sebagainya, dan juga kartunya. Di Indonesia, komik Yu-Gi-Oh! diterbitkan PT. Elex Media Komputindo.
Di dalam tulisan ini Kami tidak mengupas soal bagaimana cara memainkan Yu-Gi-Oh! yang bagi orang dewasa mungkin melihatnya cukup rumit namun banyak anak-anak malah banyak yang hafal di luar kepala. Kami akan mengulasnya dalam perspektif The Mind Control yang dilakukan para Konspiran Globalis, seperti yang mereka sisipkan dalam berbagai produk Walt Disney dan sejenisnya, yang menggunakan bahasa simbol untuk meracuni otak dan pikiran anak-anak. Jika serial Harry Potter oleh para pemerhati pendidikan di Barat disebut sebagai The Handbook of Occultism, maka Yu-Gi-Oh! ini tidak berlebihan jika disebut sebagai The Dictionary Card of Occult, Kamus Okultisme berbentuk kartu.
Selain itu, kami juga akan memaparkan pada Anda tentang fakta betapa identiknya tradisi kuno Yahudi (Tradisi Mesir Kuno) dengan tradisi bangsa Jepang (Shintoisme), sebuah negeri di mana Yu-Gi-Oh! dilahirkan. Hal ini telah membuat sejumlah pakar sejarah, termasuk pakar sejarah Jepang sendiri, yang meyakini jika bangsa Jepang sesungguhnya berasal dari salah satu suku Bani Israel.
Simbol Dajjal Dalam Kartu Yu-Gi-Oh!
Sebelum menelisik lebih lanjut, agar kita mengetahui simbol-simbol apa saja yang ada di dalam kartu Yu-Gi-Oh!, maka di bawah ini akan Kami perlihatkan sebagian kecil dari ratusan kartu permainan ini yang sungguh-sungguh membawa pesan Dajjal.
Setiap pemain Yu-Gi-Oh! akan memburu Kartu Dewa (Divines Cards) yang jumlahnya bervariasi. Wikipedia menyebut jumlah nama dalam kartu dewa ada delapan yakni:
* Sky God Dragon - Osiris (juga dikenal dengan nama Sliffer The Sky Dragon)
* The God of Obelisk (disebut juga Obelisk The Tormentor)
* The Winged Dragon of Ra
* The Creator God of Light, Horakhty (Merupakan fusion dari Ra, Obelisk, dan Osiris)
* The Devils Dread Roots (Yu-Gi-Oh!R)
* The Devils Avatar (Yu-Gi-Oh!R)
* The Devils Eraser (Yu-Gi-Oh!R)
* Zorc Necrophades
Namun banyak pemain menyebut kartu dewa cuma ada tujuh yakni: Obelisk, Ra, Osiris, Devil Avatar, Devil Eraser, Devil Dread-Root, dan Horakhty.
Walau demikian, yang paling banyak dicari ada tiga buah Kartu Dewa, yakni: Winged Dragon of RA, The God of Obelisk, dan Sky God Dragon (Sliffer the Sky Dragon). Ketiganya adalah dewa tertinggi dalam Kabbalah, ilmu sihir Mesir Kuno. Dalam Yu-Gi-Oh!, ketiganya membentuk kekuatan Piramida (segitiga) di mana Winged Dragon of RA berada di puncaknya.
Dewa Ra merupakan Dewa Matahari bangsa Mesir Kuno. Dia merupakan dewa tertinggi bagi seluruh dewa-dewi yang ada. Dalam keyakinan Talmud yang bersumber dari sihir Kabbalah, Ra menempati posisi paling tinggi dan paling dihormati, bersama Osiris dan Horus.
Sedangkan Obelisk merupakan pilar utama dalam ritual sihir Kabbalah, wahana suci yang mampu menghantarkan manusia kepada dewa-dewanya. Sedangkan Sky Dragon of Sliffer secara jelas merujuk kepada Osiris, karena nama lain dari Dewa Osiris adalah Sliffer.
Dalam Yu-Gi-Oh!, terdapat satu kartu yang berisi sebuah simbol yang mungkin paling populer bagi kita semua, yakni simbol Pentagram atau Bintang David. Kartu ni termasuk dalam kelompok Spell Card, dengan nama Master Ritual, atau Ritual Tertinggi. Dalam ritual Kabbalah, simbol Pentagram ini memang merupakan syarat utama dan simbol paling suci. Bukan tanpa alasan jika Zionis Yahudi menggunakan simbol ini sebagai simbol gerakannya.
Exodia, Simbol Dajjal yang Terikat
Selain Kartu Dewa, ada lagi Kartu Exodia (Exodia-The Forbiden One) atau kartu yang menggambarkan dewa yang tengah dirantai. Kartu Exodia terdiri dari lima buah kartu yang masing-masing berisi kepala, tangan kiri, tangan kanan, kaki kiri, dan kaki kanan. Semuanya tengah dirantai. Jika seorang pemain memiliki kelima buah kartu Exodia, maka dia langsung dianggap menang.
Tahukah Anda jika Exodia yang juga disebut sebagai The Dark Master ini sesungguhnya menyimbolkan Dajjal, yang menurut hadits Rasulullah SAW memang sudah ada di suatu pulau terpencil dan tengah dirantai dengan ikatan yang paling kuat yang pernah ada di muka bumi dan baru terlepas di hari akhir?
Ini merupakan sebagian kecil dari contoh simbol-simbol Dajjal yang ada di seluruh kartu Yu-Gi-Oh!. Dengan mengkoleksi kartu ini, dan memainkannya, maka tanpa disadari anak-anak akan mempelajari karakteristik dari simbol-simbol Dajjal tersebut dan menjadi akrab. Bisa jadi, anak-anak Anda akan lebih serius mempelajari karater simbol-simbol Dajjal ini dan menghafal peraturan permainannya ketimbang menghafal surat Al-Qur’an, menghafal rumus-rumus matematika, dan sebagainya yang jelas jauh lebih berguna.
Konspiran Globalis memang sengaja meracuni otak anak-anak kita sejak dini sehingga mereka akan tumbuh menjadi generasi yang lebih akrab dengan simbol-simbol Dajjal dan dengan segala ritualnya, ketimbang dengan Kitabullah.
Dalam tulisan kedua akan dipaparkan betapa identiknya ritual Shintoisme dengan ritual Yahudi kuno. Sehingga kita bisa mendapatkan jawaban mengapa simbol-simbol Dajjal atau simbol-simbol Yahudi ini bisa dilahirkan di negeri yang terletak relatif jauh dari Mesir, pusat dan asal dari Kabbalah, ilmu sihir kuno yang dijadikan kaum Yahudi sebagai pusat kekuatan gerakannya.

Pornografi dan Kekerasan Naruto

Sekarang, ini anak-anak mana yang tak mengenal Naruto? Tokoh komik dan film animasi ini (bahasa Jepangnya manga dan anime) sangat populer di kalangan anak-anak. Mereka menggandrunginya, seperti halnya Shinchan beberapa waktu lalu.
Namun sama seperti Shincan—dan notabene film dan novel asal Jepang lainnya, Naruto mengandung banyak sekali muatan pornografi dan kekerasan.
Jika situasi adegan menjadi benar-benar panas, para karakter di seri Naruto tidak jarang mengatakan “Damn!” (sialan, brengsek) dan “Bastard” (bajingan). Kedua kata ini memiliki makna yang kasar dalam bahasa Inggris.
Kekerasan mungkin yang paling kuat tentang Naruto. Menimbang bahwa Naruto adalah sesuatu yang diperuntukkan bagi anak-anak, jumlah kekerasannya sangat mengejutkan. Walau memang seri Naruto bercerita tentang Ninja, sehingga ada penggunaan seni bela diri kiri dan kanan, namun tingkat kekerasannya sangat melimpah. Ada banyak perkelahian dengan senjata tajam, dan banyak darah. Perkelahian itu bahkan menakutkan, dan cukup intens. Jelas bukan sesuatu yang sehat untuk anak-anak.
Sedangkan adegan-adegan porno Naruto misalnya, dalam film kartun tersebut ada adegan Naruto sedang minum minuman keras, dikelilingi lima perempuan setengah telanjang. Lalu, Naruto yang sedang mabuk berkata; "Serasa di surga." Kartun Naruto juga memuat adegan berciuman dan adegan ranjang. Dalam Naruto juga ada adegan ia tengah mandi dengan seorang perempuan seksi dengan hanya mengenakan baju mandi yang sangat mengundang.Yang memprihatinkan, komik Naruto menempati urutan teratas yang dikonsumsi anak-anak.
Jadi, hati-hati jika membiarkan anak Anda menonton atau membaca Naruto. Lebih baik, pikirkan seribu kali sebelum mengizinkan mereka mengonsumsinya.
(Sumber:EraMuslim.com)
Gemar Bermain Facebook, Hilang
KOMPAS.com — Situs jejaring sosial, Facebook, menelan korban. Paling tidak, itulah yang terjadi terhadap Rohmatul Latifah Asyhari (16), remaja putri warga Desa Mojoduwur, Kecamatan Mojowarno, Jombang.
Siswi SMAN Jogoroto tersebut menghilang sejak 10 hari lalu, diduga dibawa lari seorang lelaki yang baru dikenalnya lewat Facebook. Bahkan, sangat mungkin Latifah menjadi korban perdagangan perempuan.
Pjs Direktur Women's Crisis Center (WCC) Jombang Sholahuddin mengatakan, pihaknya kini sedang menelusuri keberadaan gadis yang biasa tampil berjilbab itu. Berdasarkan informasi sementara, kata Sholahuddin, Latifah kerap menggunakan Facebook sebelum menghilang.
Lebih mencurigakan lagi, dari buku harian milik Latifah diketahui ia sedang patah hati. “Sangat mungkin dia dibawa lari, bahkan dijual seseorang yang dikenalnya lewat Facebook,” tutur Sholahuddin, Rabu (21/10).
Selain terus melakukan investigasi, WCC, LSM yang bergerak di bidang pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan ini, juga sudah melaporkan perihal hilangnya Latifah ke Polres Jombang, dengan didampingi orangtua Latifah, Syafii Asyhari.
Ihwal hilangnya Latifah itu, menurut penjelasan Sholahuddin, bermula ketika pada Minggu (11/10) lalu Latifah berpamitan kepada Syafii Asyhari, ayahnya, untuk belajar kelompok dengan teman-teman sekolahnya. Meski diizinkan, Syafii meminta salah satu saudaranya untuk mengantarkan anak kandungnya itu berangkat ke rumah teman. Namun, sebelum tiba di tempat tujuan, tepat di pertigaan Desa Mojoduwur, Latifah minta cukup diantarkan di tempat itu saja. Alasannya, ada seorang teman yang akan menjemputnya.
Mendengar hal itu, tanpa curiga saudara ayahnya tersebut menurunkan Latifah di perempatan tersebut. Namun, malam harinya, Syafii terkejut karena ditelepon oleh Latifah, yang mengabarkan dirinya telah berangkat ke Jakarta guna mencari pekerjaan.
“Kepada Pak Syafii, Latifah bercerita keberangkatannya ke Jakarta atas ajakan seorang laki-laki yang dikenalnya lewat internet,” kata Sholahuddin. Selang dua hari kemudian, kata Sholahuddin, Latifah menelepon kakaknya. Kali ini, Latifah mengabarkan telah melakukan kawin siri dengan seorang laki-laki. Namun, keluarga tidak percaya begitu saja.
“Syafii curiga anaknya menjadi korban perdagangan perempuan. Sebab, Latifah sempat menceritakan, suaminya itu tidak bekerja, tapi memiliki banyak anak buah,” tutur Sholahuddin. Sayangnya, nomor telepon yang digunakan Latifah tidak pernah bisa dihubungi balik karena selalu berganti nomor setiap kali telepon.
Kasat Reskrim Polres AKP Heru Nurhidayat mengaku sudah menerima laporan hilangnya Latifah. “Kami masih melakukan penyelidikan guna mengetahui keberadaan si anak. Selain itu, kami juga berusaha mengungkap identitas terlapor,” kata Heru Nurhidayat. st8
Siswi SMAN Jogoroto tersebut menghilang sejak 10 hari lalu, diduga dibawa lari seorang lelaki yang baru dikenalnya lewat Facebook. Bahkan, sangat mungkin Latifah menjadi korban perdagangan perempuan.
Pjs Direktur Women's Crisis Center (WCC) Jombang Sholahuddin mengatakan, pihaknya kini sedang menelusuri keberadaan gadis yang biasa tampil berjilbab itu. Berdasarkan informasi sementara, kata Sholahuddin, Latifah kerap menggunakan Facebook sebelum menghilang.
Lebih mencurigakan lagi, dari buku harian milik Latifah diketahui ia sedang patah hati. “Sangat mungkin dia dibawa lari, bahkan dijual seseorang yang dikenalnya lewat Facebook,” tutur Sholahuddin, Rabu (21/10).
Selain terus melakukan investigasi, WCC, LSM yang bergerak di bidang pendampingan perempuan dan anak korban kekerasan ini, juga sudah melaporkan perihal hilangnya Latifah ke Polres Jombang, dengan didampingi orangtua Latifah, Syafii Asyhari.
Ihwal hilangnya Latifah itu, menurut penjelasan Sholahuddin, bermula ketika pada Minggu (11/10) lalu Latifah berpamitan kepada Syafii Asyhari, ayahnya, untuk belajar kelompok dengan teman-teman sekolahnya. Meski diizinkan, Syafii meminta salah satu saudaranya untuk mengantarkan anak kandungnya itu berangkat ke rumah teman. Namun, sebelum tiba di tempat tujuan, tepat di pertigaan Desa Mojoduwur, Latifah minta cukup diantarkan di tempat itu saja. Alasannya, ada seorang teman yang akan menjemputnya.
Mendengar hal itu, tanpa curiga saudara ayahnya tersebut menurunkan Latifah di perempatan tersebut. Namun, malam harinya, Syafii terkejut karena ditelepon oleh Latifah, yang mengabarkan dirinya telah berangkat ke Jakarta guna mencari pekerjaan.
“Kepada Pak Syafii, Latifah bercerita keberangkatannya ke Jakarta atas ajakan seorang laki-laki yang dikenalnya lewat internet,” kata Sholahuddin. Selang dua hari kemudian, kata Sholahuddin, Latifah menelepon kakaknya. Kali ini, Latifah mengabarkan telah melakukan kawin siri dengan seorang laki-laki. Namun, keluarga tidak percaya begitu saja.
“Syafii curiga anaknya menjadi korban perdagangan perempuan. Sebab, Latifah sempat menceritakan, suaminya itu tidak bekerja, tapi memiliki banyak anak buah,” tutur Sholahuddin. Sayangnya, nomor telepon yang digunakan Latifah tidak pernah bisa dihubungi balik karena selalu berganti nomor setiap kali telepon.
Kasat Reskrim Polres AKP Heru Nurhidayat mengaku sudah menerima laporan hilangnya Latifah. “Kami masih melakukan penyelidikan guna mengetahui keberadaan si anak. Selain itu, kami juga berusaha mengungkap identitas terlapor,” kata Heru Nurhidayat. st8
Islandia, Negeri Riba, Korban Terparah Krisis Ekonomi Global
Berikut kutipan dari TempoInteraktif.com :
Alasan krisis finansial dunia itu adalah karena ketergantungan mereka pada sistem riba, orang menanamkan uang berjumlah besar di bank, sehingga tidak terjadi jual beli, kegiatan produksi atau aliran uang di pasar. Namun apa yang menjadikan Islandia khas dalam keruntuhan ini adalah tingkat bunga yang relatif tinggi yang ditawarkan oleh bank-bank Islandia. Para penanam modal dari negara-negara lain, terutama Inggris, memilih bank-bank Islandia karena tawaran tingkat bunga yang tinggi, akan tetapi bank-bank itu tidak mampu memenuhi janji mereka.
Orang tertipu oleh tawaran memperdayakan dari bank-bank ini sehingga berkeyakinan bahwa uang riba akan menjadi penyelamat mereka. Mereka percaya bahwa dengan tidak membelanjakan uang, dengan menabungnya di bank-bank, mereka akan mampu mendapatkan keuntungan secara cepat. Mereka membayangkan bahwa sistem tersebut akan aman dari resesi dan kebal dari keruntuhan. Mereka mungkin belum pernah mengira bahwa mereka akan menderita akibat menerapkan sistem riba yang telah dilarang Allah. Padalah, Tuhan kita Yang Mahakuasa berfirman di dalam Al Qur’an:
Islandia dalam krisis keuangan dunia adalah satu lagi contoh mengenaskan yang diakibatkan oleh sistem kapitalis, materialis. Sehubungan dengan Islandia, kiranya kita juga perlu menegaskan bahwa bukanlah kejutan jika dampak Darwinisme sosial telah mengemuka sangat cepat di negeri itu. Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan majalah Science di 34 negara di tahun 2005, Islandia muncul sebagai negeri dengan tingkat keyakinan tertinggi kepada Darwinisme:

Reykjavic: Islandia, negeri kecil di Kutub Utara, menjadi korban krisis ekonomi global saat ini yang terparah. Pemerintah negara itu sudah dua hari menghentikan perdagangan di bursa saham, mengambil alih tiga bank yang dibelit kredit macet, dan membuat bank baru untuk mengambilalih operasi dalam negeri salah satu bank yang ambruk.
Buruknya keadaan di Islandia, negeri dengan hanya 320 ribu penduduk, membuat Perdana Menteri Geir H. Haarde memperingatkan bahwa negara itu sekarang menghadapi risiko "kebangkrutan negara".
Krisis itu juga mempengaruhi puluhan ribu warga Eropa di luar Islandia karena mereka menjadi nasabah bank-bank Islandia.
Bursa saham Islandia, OMX Nordic Exchange, pada Kamis (9/10) menyatakan bursa akan ditutup sampai pekan depan karena "kondisi pasar yang tidak biasa".
Pada Kamis itu, pemerintah juga mengambil alih Kaupthing, bank terbesar di Islandia yang memiliki cabang--yang berarti memiliki utang-piutang--di seluruh daratan Eropa.
Keputusan mengambil alih Kaupthing membuat tiga bank terbesar negara itu semua dikuasai pemerintah setelah dua bank sebelumnya, Landsbanki dan Glitnir, juga diambilalih.
Pemerintah menyatakan langkah ini diambil agar perbankan bisa beroperasi dengan tertib di dalam negeri dan mengamankan tabungan warga Islandia.
Pemerintah, dengan mengandalkan kekuasaan darurat yang diberikan parlemen awal pekan ini, membuat bank baru pecahan Landsbanki. Pecahan Landsbanki ini mengambil alih seluruh aset dalam negeri Landsbanki, dimiliki sepenuhnya oleh pemerintah, dan beroperasi hanya di dalam negeri.
Nama baru bank ini adalah Landsbanki Baru yang bisa melindungi nasabah asli Islandia. Nasabah Landsbanki di luar Islandia masih ditangani Landsbanki (lama) dan nasib uang mereka masih belum jelas.
"Keputusan ini memastikan bank beroperasi melayani keluarga dan bisnis Islandia," ungkap pemerintah.
Untuk mengatasi kepanikan, pemerintah juga menyatakan bahwa Kaupthing da Landsbanki tetap beropasi normal. Seluruh deposit dalam negeri juga dilindungi undang-undang sehingga nasabah tidak perlu khawatir uang mereka akan lenyap.
Karena nasib nasabah di luar negeri tidak jelas, sejumlah negara tetangga yang warganya banyak menjadi nasabah anak perusahaan bank Islandia itu menjadi marah.
Perdana Menteri Inggris Gordon Brown sudah mengancam mengajukan gugatan kepada pemerintah Islandia agar ikut bertanggung jawab atas dana 300 ribu warga Inggris yang menjadi nasabah bank IceSave--anak perusahaan Landsbanki.
Pemerintah Inggris juga mulai membekukan aset Landsbanki di negara mereka--dengan memanfaatkan undang-undang antiterorisme--karena banyak pemerintah daerah yang menyimpan uang di IceSave.
Tiba bank terbesar Islandia itu menjadi kambing hitam kehancuran ekonomi negara kecil itu. Tiga bank itu berkembang, salah satunya, atas dukungan sektor pasar modal pada pertengahan 1990-an.
Dana dari pasar modal membuat bank-bank ini makin kaya dan kemudian beroperasi di seluruh daratan Eropa. Di Inggris saja, mereka memberi kredit sampai US$5,25 miliar (Rp 50,4 triliun) dalam lima tahun.
Saat pasar modal tidak lagi lancar dan para investor menarik uangnya, bank-bank ini kesulitan membiayai utang-utang yang besar ini.
Haarde mengakui bahwa sektor perbankan "terlalu besar" sehingga sulit diatasi oleh negeri kecilnya.
Glitnir, bank terbesar ketiga, menyatakan mereka sudah mendapat dana talangan dari Dana Jaminan Bank Norwegia sebesar 5 miliar kroner Norwegia (Rp 7,8 triliun). Mereka juga mulai menjual aset-asetnya.
Alasan krisis finansial dunia itu adalah karena ketergantungan mereka pada sistem riba, orang menanamkan uang berjumlah besar di bank, sehingga tidak terjadi jual beli, kegiatan produksi atau aliran uang di pasar. Namun apa yang menjadikan Islandia khas dalam keruntuhan ini adalah tingkat bunga yang relatif tinggi yang ditawarkan oleh bank-bank Islandia. Para penanam modal dari negara-negara lain, terutama Inggris, memilih bank-bank Islandia karena tawaran tingkat bunga yang tinggi, akan tetapi bank-bank itu tidak mampu memenuhi janji mereka.
Orang tertipu oleh tawaran memperdayakan dari bank-bank ini sehingga berkeyakinan bahwa uang riba akan menjadi penyelamat mereka. Mereka percaya bahwa dengan tidak membelanjakan uang, dengan menabungnya di bank-bank, mereka akan mampu mendapatkan keuntungan secara cepat. Mereka membayangkan bahwa sistem tersebut akan aman dari resesi dan kebal dari keruntuhan. Mereka mungkin belum pernah mengira bahwa mereka akan menderita akibat menerapkan sistem riba yang telah dilarang Allah. Padalah, Tuhan kita Yang Mahakuasa berfirman di dalam Al Qur’an:
Orang-orang yang makan (mengambil) riba tidak dapat berdiri melainkan seperti berdirinya orang yang kemasukan setan lantaran (tekanan) penyakit gila. Keadaan mereka yang demikian itu, adalah disebabkan mereka berkata (berpendapat), sesungguhnya jual beli itu sama dengan riba, padahal Allah telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Orang-orang yang telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya, lalu terus berhenti (dari mengambil riba), maka baginya apa yang telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan); dan urusannya (terserah) kepada Allah. Orang yang mengulangi (mengambil riba), maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka; mereka kekal di dalamnya.
Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah. Dan Allah tidak menyukai setiap orang yang tetap dalam kekafiran, dan selalu berbuat dosa. (QS. Al Baqara, 2:275-276)
Islandia dalam krisis keuangan dunia adalah satu lagi contoh mengenaskan yang diakibatkan oleh sistem kapitalis, materialis. Sehubungan dengan Islandia, kiranya kita juga perlu menegaskan bahwa bukanlah kejutan jika dampak Darwinisme sosial telah mengemuka sangat cepat di negeri itu. Menurut sebuah jajak pendapat yang dilakukan majalah Science di 34 negara di tahun 2005, Islandia muncul sebagai negeri dengan tingkat keyakinan tertinggi kepada Darwinisme:

Celana Melorot

Ini berita dari Amerika Serikat, negara yang dikenal sangat liberal.
Kota Alexandria dan Shreveport dua kota di negara bagian Louisiana,
AS membuat peraturan baru: melarang remaja putra dan putri
mengenakan celana melorot di bawah pinggang yang memperlihatkan
(maaf) celana dalam mereka.
Peraturan itu, tulis Kantor Berita AFP Prancis 29 Agustus 2007,
diterima secara bulat. Larangan ini lahir setelah warga memprotes
gaya berpakaian para remaja, yang berjalan dengan celana melorot di
bawah pinggang itu. Gaya tersebut, menurut Konselor Kota Alexandria,
Louis Marshall, tidak sopan.
Louis Marshall, yang hidup dalam tradisi demokrasi, beruntung.
Pelarangan itu sama sekali tidak menuai protes. Tidak ada aktivis
yang menyatakan peraturan tersebut melanggar hak asasi manusia,
antipluralisme, dan konservatif.
Bayangkan jika di Indonesia, negara yang baru saja menghirup udara
demokrasi. Louis Marshall akan dikecam dan dianggap telah membunuh
kebebasan individu untuk berkreasi. Keputusan pelarangan tersebut
bahkan akan diejek sebagai 'campur tangan pemerintah terhadap hak
pribadi warga negara'.
Ini yang terjadi di Indonesia. Pada Desember 2004, seratus hari
pemerintahannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyampaikan
kegusarannya atas tayangan televisi. Melalui Menko Kesra Alwi Shihab
ketika itu, Presiden yang kuat memegang norma agama dan sosial itu
meminta media televisi untuk tidak mempertontonkan pusar
perempuan. "Itu sangat mengganggu," kata Presiden saat itu.
Pernyataan SBY itu baru sebatas permintaan, belum menjadi keputusan.
Namun, tidak terlalu lama berbagai reaksi dari kalangan aktivis
perempuan bermunculan dalam diskusi-diskusi dan tulisan di media
massa. Mereka antara lain menyatakan, SBY telah melanggar prinsip
demokrasi, terhadap hak asasi, dan kebebasan individu berekspresi.
Mereka menentang keras pernyataan SBY itu. Menurut mereka, apabila
negara dibiarkan mengatur hak pribadi warga negara, di antaranya
soal pusar tadi, maka demokrasi dan kebebasan individu untuk
berkreasi, pun mati. Itu pulalah yang menjadi alasan mereka
menentang Rancangan Undang-undang Antipornografi dan Pornoaksi.
Apabila disahkan, maka RUAPP tersebut akan mengatur tubuh perempuan
demi kepentingan politik konservatif.
Alexandria dan Shreveport, dua kota di negara bagian Louisiana, AS,
telah memberlakukan keputusan, yang melarang remaja putra dan putri
mengenakan celana melorot. Keputusan itu disambut baik warga, yang
sejak lahir telah menghirup udara demokrasi. Tidak ada yang protes
dan menyebutnya sebagai antikebebasan berekspresi, antipluralis,
konservatif, dan pertanda matinya demokrasi.
Demokrasi, sistem yang memiliki berbagai kelemahan, sesungguhnya
tidak mati hanya karena pelarangan celana yang melorot dan
pelarangan memperlihatkan pusar. Pandangan yang berlebihan terhadap
demokrasilah apalagi membenturkannya dengan nilai-nilai di
masyarakat, nilai-nilai agama, dan menyebutnya sebagai konservatif
yang memungkinkan sistem itu kehilangan esensinya.
Di Alexandria dan Shreveport, remaja-remaja tidak lagi mengenakan
celana melorot. Mereka tidak merasa menjadi konservatif apalagi
antidemokrasi. Di Indonesia, para remaja bebas membiarkan (maaf)
celana dalamnya menyembul. Inilah yang disebut para aktivis sebagai
kebebasan berekspresi. Dan, para aktivis itu sangat takut demokrasi
mati hanya karena remaja menutup pusarnya.
Sisi Positif Merokok

Merokok tidak hanya punya sisi Negatif, lhooooo....
Satu lagi, mungkin:
Paru-paru menjadi awet karena sering diasapi....
liat aja, ikan yang diasapi lebih tahan lama ketimbang
ikan yang tidak diasapi....
Sisi Positif Merokok
1. Perokok pasif akan lebih berbahaya daripada perokok
aktif, maka untuk
mengurangi resiko tersebut aktiflah merokok.
2. Menghindarkan diri dari perbuatan jahat karena
tidak pernah ditemui orang yang membunuh, merampok dan
berkelahi sambil merokok.
3. Mengurangi resiko kematian; dalam berita tidak
pernah ditemui orang yang meninggal dalam posisi
merokok.
4. Berbuat amal kebaikan; kalau ada orang yang mau
pinjam korek api paling tidak sudah siap shg tidak
mengecewakan orang yang ingin meminjam.
5. Sebagai sarana keakraban; mis: Kalau ketemu orang
di Halte atau Warung kita bisa tawarkan rokok kita. kalau
basa-basinya tawarkan uang kan nggak lucu.
6. Memberikan lapangan kerja bagi buruh rokok, dokter,
pedangang asongan
dan perusahaan obat batuk.
7. Bisa sebagai alasan untuk minta kenaikan
gaji/tunjangan karena terdapat pos untuk rokok dan
resiko baju berlubang kena api rokok.
8. Bisa memberikan suasana pedesaan (natural) bagi
ruangan ber-AC(dengan asapnya) sehingga seolah-olah
berkabut.
9. Menetralisir bau pewangi ruangan bagi yang orang
alergi bau parfum.
10. Kalau sewaktu-waktu mobil mogok karena busi ngadat
tidak ada api, maka kita sudah siap api.
11. Melatih kesabaran dan menambah semangat pantang
menyerah, karena bagi pemula merokok itu tidak mudah;
batuk-batuk dan tersedak tapi akan tetap diteruskan
(bagi yg lulus).
12. Sebagai indikator kesehatan; biasanya orang yang
sakit pasti dilarang dulu merokok. Jadi yang merokok
itu pasti orang sehat.
13. Menambah kenikmatan dan ketenangan pikiran, mis:
sore hari minum kopi sambil makan goreng2an sungguh
nikmat. Apalagi ditambah merokok!
14. Mengurangi resiko kemalingan; Maling tidak akan
berani masuk rumah, karena yang punya (si perokok)
terbatuk-batuk semalaman dan tidak bisa tidur.
15.Selain itu merokok juga dapat menghindarkan diri dari penyakit tua.
Karena sebelum tua biasanya perokok sudah menemui ajalnya.
16.Peran rokok yang paling berarti ialah mengurangi jumlah penduduk
Indonesia
Merokok dapat menyebabkan kanker, serangan jantung, impotensi, gangguan kehamilan dan janin

